Monday, June 15, 2009

Menghidupkan Nomor HP Yang Telah Hangus

Apa benar nomor handphone yang telah hangus itu bisa dihidupkan kembali? Ya, bisa saja, apalagi kalau nomor yang kita punya itu tergolong bagus alias nomer cantik, dan tentu saja yang paling penting kalau nomer tersebut merupakan nomer sejuta umat alias udah disebarin.

Berbicara soal menghidupkan, pengalaman saya kali ini soal menghidupkan nomer telkom flexi yang telah hangus. Hangus di sini bukan berarti habis kebakar, hehe. Semua orang sudah pasti tahu kalau nomer hangus di sini maksudnya nomer yang sudah tidak dapat digunakan lagi, tidak dapat melakukan dan menerima panggilan.

Kebetulan saya memiliki satu buah nomor prabayar telkom flexi alias Flexi Trendy. Nah, nomer saya ini bisa dibilang telah hangus. Hangusnya karena saya lupa mengisi ulang (wualah), akibat dari suka gonta-ganti nomer CDMA (fren, starone, flexi). Sebenarnya bukan cuma itu, dari dulu memang males menggunakan flexi. Alasannya karena telepon sering terputus, signal naik turun bahkan sampai drop, handset jadi sering 'panas' karena nyari signal melulu, akibatnya harus sering-sering mencharge hp karena cepat lowbat. Ya, kronologisnya kira-kira seperti itu lah.

Lama-kelamaan, saya iseng nelpon ke layanan call center 147 Telkomflexi. Setelah mendengar bunyit tut, tut, langsung ada mbak CSR yang ngangkat. Mm, cepat juga ternyata. Setelah basa-basi kenalan :P, langsung saja saya menanyakan prosedur reaktivasi nomer yang telah hangus.

Mbak CSR-nya telkomflexi menjelaskan bahwa nomer yang telah hangus (expired) mungkin lebih tepatnya bisa direaktivasi dengan persyaratan belum lewat 2 (dua) bulan sejak tanggal expired. Setelah saya itung-itung, ternyata nomer saya expired belum sampe 2 bulan. Mbak CSR nya menjelaskan bahwa biaya reaktivasinya sebesar Rp 80.000 sudah termasuk voucher isi ulang senilai Rp 50.000,-. Jadi, sebenarnya biayanya hanya Rp 30.000,-

Setelah basa-basi lagi, sebelum menutup percakapan :), mbak CSR-nya menyarankan untuk datang ke Flexi Center terdekat. Kebetulan saya berdomisili di Makassar, jadi Flexi centernya beralamat Plasa Telkom Jl. AP Pettarani. Saya pun ke sana sehari kemudian, dan langsung mengisi formulir reaktivasi.

Ternyata proses reinkarnasi eh reaktivasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama juga. Mbak CSR-nya mengatakan bahwa butuh waktu sekitar 2 sampai 4 minggu, karena chipnya harus dikirim ke Surabaya. Ya, nggak apa-apa deh, yang penting bisa hidup lagi :)

Dua bulan kemudian, saya datang lagi ke Flexi Center dan meminta nomer saya yang telah direaktivasi tersebut. Wah, ternyata sudah dalam masa grace, habisnya baru datang dua bulan kemudian sih :)). Eh, ternyata nomer saya yang telah 'hidup' lagi ini telah berisi pulsa senilai Rp 30.000, kebetulan masih punya voucher yang 50 rb tadi, jadi tinggal saya tambahkan langsung (Rp 50 rb + Rp 30 rb = Rp 80 rb). Jadi kembali modal deh :)

Haha, setidaknya saya telah membuktikan dan mengalami sendiri bahwa kartu yang telah hangus alias expired bisa idup lagi dengan biaya Rp 0 (diluar tenaga antri di plasa telkom).

Sumber

No comments:

Post a Comment