Monday, June 15, 2009

New Bie: Bahasa Pemrograman Sebagai Alat Bantu

Banyak orang yang ingin menjadi programmer atau paling tidak belajar membuat program. Membuat program memberikan tantangan tersendiri, dimana kita harus menyelesaikan suatu permasalahan dengan menggunakan bahasa pemrograman. Saya akan bercerita sedikit tentang dunia pemrograman.

Programmer adalah orang yang bertugas menulis kode-kode program. Programmer biasanya bekerja sendiri atau berkelompok dalam suatu tim. Programmer biasanya suka begadang :)

Untuk membuat suatu program, dibutuhkan alat bantu (tools), salah satunya yang sangat penting adalah Bahasa Pemrograman. Bahasa pemrograman ini adalah alat bantu yang akan digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer. Ada banyak macam bahasa pemrograman, ada yang mempunyai banyak kegunaan, ada pula yang fungsinya lebih spesifik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tertentu.

Bahasa pemrograman digolongkan atas 3 jenis, antara lain:

1. High Level Language (Bahasa tingkat tinggi), yakni bahasa pemrograman yang lebih mudah dipahami, karena menggunakan tata bahasa yang mirip dengan bahasa manusia. Contohnya bahasa Java, C++, Pascal, dsb.
2. Middle Level Language (Bahasa tingkat menengah), yakni bahasa pemrograman tingkat sedang, contohnya bahasa C.
3. Low Level Language (Bahasa tingkat rendah), bahasa pemrograman yang agak susah untuk dipahami, karena berhubungan langsung dengan mesin. Contohnya adalah bahasa rakitan atau assembly.

Hal ini mungkin masih membingungkan bagi seorang pemula. Tapi hal ini tidak menjadi masalah. Sekarang sudah sangat banyak tutorial dan materi-materi pemrograman yang tersedia di internet seperti di IlmuKomputer.com.

Hal yang perlu diingat bahwa bahasa pemrograman hanya sebagai alat bantu. Jadi, seorang programmer tidak boleh terikat dengan salah satu bahasa pemrograman tertentu. Dalam dunia akademis, sebelum mempelajari pemrograman, biasanya diajarkan materi "Algoritma" terlebih dahulu sebagai pengantar.

Sumber


No comments:

Post a Comment