Tuesday, June 21, 2011

sulit untuk melupakan

hari yang sangat sulit untuk dilupakan.
hari yang dilewati dengan kejadian yang 180 derajat berbeda.
hari yang saya lewati dengan perasaan bahagia luar biasa dan sedih luar binasa.
hari yang meninggalkan bekas luka dan kecewa.

baru kemarin saya merasakan kebahagian. kenapa harus dinodai dengan kesedihan mendalam pada hari selanjutnya. kesedihan yang meninggalakan bekas luka dan kekecewaan yang mendalam. sampai sekarang pun saya masih sulit untuk melupakan. sulit untuk mengikhlaskan dan menerima "kata" maaf dari orang lain.

Saya marah kepada beberapa pihak.
Saya merasakan ketidak-adilan dalam hal ini.
Saya merasa dibodohi oleh Anda.
Saya merasa dicurangi oleh kalian.

Semua hal ini memang berasal dari kebodohan saya. kelalaian saya. Rasa terlalu kasihan kepada orang lain. Merasa tidak tega kepada Anda.
Memang itu adalah keputusan saya untuk membantu Anda. Tetapi itulah kebodohan saya yang sangat saya sesali sekarang.

Saya kecewa terhadap sikap Anda. Saya tidak mengaharapkan "kata" maaf atau bahkan "permohonan" maaf dari Anda. Akankah maaf dari saya akan merubah yang sudah terjadi??
Kalo Anda memang merasa bersalah kenapa Anda tidak mengakui saja kesalahan Anda kepada pihak yang berkuasa. Akuilah bahwa Anda terlibat dalam hal ini. Anda telah terselamatkan dari hukuman dengan memperdayai saya untuk mempercaya alibi Anda. Lalu sekarang Anda senang bukan? bahagia bukan telah mendapatkan suatu keberhasilan di tengah keterpurukan saya?

Terimakasih untuk semuanya. Terimakasih telah membuka mata dan hati saya. Terimakasih telah mengajarkan kepada saya bahwa tidak ada gunanya terlalu kasihan dengan orang lain, karena kelak belum tentu orang itu akan kasihan terhadap Anda, sekalipun Anda terancam resiko yang besar.

No comments:

Post a Comment