Wednesday, November 9, 2011

Aburizal Bakrie (Artikel 3 Inovasi dan Kewirausahaan)


       Aburizal Bakrie adalah seorang pengusaha ternama Indonesia pemilik usaha Bakrie Group yang bergerak diberbagai sektor mulai bidang pertambangan, kontraktor, telekomunikasi, informasi, industri baja dan media massa. Ia salah satu konglomerat Indonesia yang namanya pernah tercatat sebagai manusia terkaya di Asia Tenggara versi majalah Forbes. Nama Aburizal Bakrie tidak hanya dikenal dalam dunia usaha, namun juga dalam dunia politik Indonesia sejak aktif dalam partai golkar dan kini menjadi ketua umum partai besar tersebut. 
         Aburizal Bakrie lahir di Jakarta 15 November 1946, mengenyam pendidikan tinggi di Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (1973). Setelah tamat ia kemudian aktif mengembangkan usaha keluarga (Bakrie and Brathers) yang telah di rintis sejak tahun 1942. Ia pernah menjabat direktur utama PT Bakrie Nusantara Corporation (1989-1992), Dirut PT Bakrie and Brothers (1988-1992), dan komisaris utama Kelompok Usaha Bakrie (1999-2004). Di bawah kepemimpinannya, usaha Bakrie Group makin menggurita di berbagai sektor kehidupan mulai bidang telekomunikasi, media massa, pertambangan, kontraktor, hingga industri manufaktur. Pak Ical (Nama Panggilannya) adalah sosok enterpreuner terkemuka Indonesia yang pengaruhnya begitu luas tidak hanya di bidang ekonomi namun juga bidang politik dan birokrasi Indonesia. 
 Di bidang birokrasi, Pak ical pernah menjabat sebagai Menko Kesra di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian pada kabinet yang sama. Posisinya berubah menjadi Menko Kesra setelah melalui perombakan kabinet tanggal 5 Desember 2005.

Pengusaha Aburizal Bakrie semakin kaya. Menko Kesra ini disebut sebagai orang terkaya se Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya Bakrie Grup, malah menduduki posisi penting di pemerintahan dan dalam tempo singkat semakin kaya.
Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (1999-2004) ini memang telah lama dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses, mewarisi kekayaan ayahnya. Tak heran, bila kini, Ical – demikian ia biasa disapa – disebut-sebut sebagai orang terkaya di Indonesia. Bahkan, Globe Asia, majalah ekonomi lokal berbahasa Inggris, menobatkan lelaki kelahiran Jakarta, 15 November 1946 itu sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Kabarnya, kekayaan Ical mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 84,6 triliun.

No comments:

Post a Comment