Wednesday, November 9, 2011

Introduction to Telemedicine (Tugas 3 Kapita Selekta)

Pada mata kuliah umum Kapita Selekta 20 November 2010 kemarin, sang pembicara yaitu Bapak Dr. David H Hareva mengangkat judul “Introduction to Telemedicine”. Beliau menguraikan tentang apa itu Telemedicine, tipe-tipenya, spesialisasi, keuntungan, dan sebagainya. 

Telemedicine merupakan perawatan klinis kesehatan jarak jauh dengan menggunakan media informasi elektronik dan teknologi telekomunikasi untuk mendukungnya. Dengan Telemedicine, pakar kesehatan profesional mengkombinasikan pengobatan tradisional dan teknologi modern untuk bertukar data medik elektronik dari lokasi satu ke lokasi  lainnya. Di antara berbagai kategori bidang, maka Telemedicine merupakan kombinasi antara bidang kategori Medicine dengan Telecomunications

Tipe telemedicine dibagi menjadi dua, yakni :
1.    Asynchronous
    Merupakan telemedicine yang dimana tidak perlu ada kontak langsung antara dokter dengan pasiennya.
2.    Synchronous / real-time
       Telemedicine yang dimana perlu adanya interactive service atau pelayanan yang interaktif seperti video conference, robotic surgery, dan lain sebagainya. 

Terdapat beberapa bidang untuk spesialisasi Telemedicine, diantaranya Telecardiology, Teleradiology, Telephsychiatry, Telepharmacy, Teleepidemiology (mengetahui penyebaran penyakit pada suatu tempat, bahkan di tempat yang sulit terjangkau), dsb. Hal tersebut membuat telemedicine lebih terfokuskan pada masing masing bidang.

Menurut saya, Telemedicine merupakan suatu penemuan teknologi yang sangat berguna terutama bagi orang-orang yang tidak mampu untuk berangkat ke rumah sakit untuk melakukan pengobatan. Selain itu juga, Telemedicine ini sangat berguna untuk rumah sakit yang tidak memiliki tenaga ahli yang expert di bidangnya dan lokasinya .

Telemedicine juga sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia dikarenakan berbagai hal sebagai berikut:

Ø  Indonesia memiliki kepulauan yang terpencar di seluruh Nusantara. Dan daerah perbukitan yang sulit diakses (contoh : Papua).

Ø  Jumlah penduduk Indonesia yang begitu banyak diperlukan penanganan yang cepat dan merata.

Ø  Pengguna mobile phone yang cukup banyak 175,18 juta jiwa (sekitar 76%).

Ø  Teknologi nirkabel di Indonesia yang sudah cukup memadai.

Ø  Pemerintah yang sangat mendukung perkembangan bidang telemedicine di Indonesia.
 

No comments:

Post a Comment